Diskominfo Boltim Support Kegiatan UKW

BOGANINEWS, BOLTIM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), support giat In House Training 12 wartawan peserta Uji Kopetensi Wartawan (UKW), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Boltim, yang di gelar di ruangan Media Centre Diskominfo, Senin (28/10/2019).
Dalam pelatihan ini, peserta merupakan perwakilan dari masing-masing media yang melakukan peliputan di wilayah Boltim, sedang melakukan training, jelang pelaksanaan UKW yang rencananya digelar tanggal 8 sampai 9 November 2019 mendatang di balai wartawan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Manado Sulut.
Dari pantauan media ini, kegiatan dipandu langsung Ketua PWI Boltim Faruk Langaru dan Sekretaris PWI Iskandar Zulkarnain Ahmad, serta Bendahara PWI Mudrik Mamonto, yang telah dinyatakan berkompeten, oleh pihak Dewan Pers Indonesia melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 2016 lalu.
Selain itu, proses simulasi atau in house training yang berlangsung dipantau juga oleh Kadis Kominfo Boltim Hamdi Egam. Dalam sambutanya Kadis sangat mengapresiasi kegiatan traning ini.
“Traningnya sudah bagus. Ini akan menjadi penilaian kami, karena antusias teman-teman media sangat kami dukung. Semoga semuanya lulus dan berkompeten. Harapan kami pemberitaan Biro Boltim akan lebih berkualitas bagi pembaca barita,” harap Egam.
Selain itu kata Kadis, jenjang UKW sudah menjadi tuntutan wartawan yang berkompeten. “Kami akan memperhatikan, juga berkoordinasi dengan PWI Pusat. Jika ini sudah seharusnya diberlakukan dan menjadi tuntutan oleh PWI pusat, maka kita akan mengikuti dan menerapkanya di Boltim untuk mitra kerja dalam peliputan wartawanya sudah UKW,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Boltim Faruk Langaru mengatakan, kegiatan pra UKW ini bertujuan untuk memantapkan persiapan dari para peserta, terutama mental mereka.
“Mereka ini diberikan materi tentang membuat berita strake news, berita feature, cara menyunting berita mereka sendiri, pola wawancara door stop, wawancara tatap muka, jejaring juga pemahaman tentang Undang- undang UU Pers tahun 1999 dan kode etik jurnalis,” terang Faruk.
Senada yang dikatakan Sekretaris PWI Boltim, Iskandar Zulkarnain Ahmad berharap, materi-materi yang diterima selama in house training agar dapat di aplikasikan para peserta dihari pelaksanaan nanti.
“Intinya jangan gugup dalam kegiatan agar apa yang didapat selama simulasi dapat di aplikasikan dengan baik dihari H nanti. Rumusnya 5W1H, juga paham Undang-undang Pers dan kode etik wartawan,” jelasnya. (Agung)

Komentar