Beranda Boltim Tarkam di Boltim, Bupati Minta Masyarakat dapat Menjaga Kamtibmas

Tarkam di Boltim, Bupati Minta Masyarakat dapat Menjaga Kamtibmas

0
BAGIKAN
Bupati Boltim, Sehan Landjar bersama Kapolres AKBP. Irham Halid SIK, merespon cepat dan turun langsung memantau di lokasi perbatasan tawuran antar kampung (Tarkam), antara dua desa yakni Desa Bangunan Wuwuk dan Pinonobatuan, Kecamatan Modayag.
BOGANINEWS, BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar bersama Kapolres AKBP. Irham Halid SIK, merespon cepat dan turun langsung memantau di lokasi perbatasan tawuran antar kampung (Tarkam), antara dua desa yakni Desa Bangunan Wuwuk dan Pinonobatuan, Kecamatan Modayag.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Hamdi Egam, di sela-sela kunjungan Pemkab Boltim di Desa Liberia Timur, Kecamatan Modayag, Senin (29/06/2020) Kemarin, reaksi cepat langsung diambil Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Boltim, untuk menyikapi persoalan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), di dua desa tersebut.
“Tarkam ini hanya sedikit kesalahpahaman antar pemuda Desa Bangunan Wuwuk dan Pinonobatuan. Bupati sudah sampaikan bahwa, Forkompimda telah mengantisipasi dengan tanggap, agar tidak berdampak luas,” kata Hamdi.
Lanjutnya, Bupati dengan tegas menyampaikan, bahwa persoalan Kamtimbas menjadi tanggungjawab semua pihak. “Boltim adalah daerah yang relatif kondusif di wilayah Bolmong Raya. Bila ada persoalan segera diselesaikan biar tidak meluas,” tegas Bupati, saat turun di perbatasan kedua kampung tersebut.
Bupati juga meminta, perlu ditingkatkan program Siskamling/Poskamling di setiap desa. Soal pertikaian pemuda, semua elemen masyarakat harus cepat menyelesaikan dan masing masing menahan diri jangan terprofokasi.
“Setiap Sangadi (kepala desa) dan aparat desa dapat merespon cepat dalam melihat situasi pergerakan masyarakat atau kelompok pemuda yang sudah kumpul-kumpul membicarakan hal-hal yang dapat memicu kekacauan, menganggu Kambitmas. Jangan nanti sudah ada tawuran dan ada korban, baru bergerak. Ini namanya konyol. Apa terlebih Boltim sudah masuk tahapan Pilkada, maka kita harus menjaga keamanan tetap kondusif,” jelasnya.
Bupati juga menegaskan, setiap Sangadi dan aparat desa harus saling koordinasi dengan pihak kepolisian, juga Babinsa TNI ketika ada hal-hal yang mencurigakan di setiap kampung. “Yang terpenting bagi setiap orang tua, selalu membina, mendidik anak-anak mereka. Berikan informasi juga bimbingan yang baik bagi para remaja,” pinta Bupati.
Senada dikatakan Kapolres Boltim, AKBP. Irham Halik SIK. Menurut Kapolres, pihaknya telah menurunkan personil kepolisian di perbatasan antara kedua desa yang bertikai. “Personil sudah kita siapkan di perbatasan kedua desa. Saya himbau semua mampu menahan diri. Jangan terpancing dengan provokasi dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Semua wajib menjaga keamanan bersama,” tegas Kapolres. (Agung)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.