Beranda Advertorial Bupati Bolsel Jadi Khatib Sholat Idul Fitri

Bupati Bolsel Jadi Khatib Sholat Idul Fitri

0
BAGIKAN
Bupati saat membawakan khutbah.

BOGANINEWS, BOLSEL – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hi. Herson Mayulu SIP, menjadi khatib sholat Idul Fitri 1439 Hijriyah, Jumat (15/6) di Masjid Agung Molibagu, ibu kota Kabupaten Bolsel.

Pada pelaksanaan sholat Idul Fitri tersebut, Bupati membawakan khutbah dengan tema ‘Momentum Kembali Kepada fitrah’. Dalam khutbahnya, H2M sapaan akrab Hi. Herson Mayulu menyampaikan, momentum Idul Fitri ini, kita bermohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, agar senantiasa memberikan karunia, taufik dan hidayah-Nya, agar kita semua dapat menunaikan kewajiban sebagai hamba Allah dan khalifah-Nya di muka bumi, sejalan dengan tuntunan dan pedoman agama Islam.


“Dengan menjalankan semua perintah Allah, maka makna fitrah yang sejatinya benar-benar terwujud dalam kehidupan kita, mulai dari 1 Syawal ini sampai dengan bulan Ramadhan yang akan datang,” jelas Bupati.


Dikatakannya, dengan menyadari bahwa bulan Ramadhan sebagai bulan Tarbiyah, bulan yang mendidik manusia untuk menjadi Insan Muttaqin, telah meninggalkan kita semua, tanpa ada jaminan dan pesan apakah kita akan bertemu kembali pada bulan Ramadhan berikutnya.

“Sangat penting bagi kita semua untuk memanfaatkan sisa umur dan kesempatan yang ada, untuk menjadikan dan melanjutkan seluruh rangkaian ibadah puasa Ramadhan dengan amaliyah yang menyertainya, sebagai bekal dalam menjalani kehidupan kita saat ini dan yang akan datang,” pesan Bupati.

Bupati juga mengajak, di pagi awal Syawal yang penuh berkah dan rahmat ini, kita semua harus memaknai Idul Fitri sebagai langkah perjuangan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Momentum Idul Fitri ini juga, akan mendorong semangat dan kehendak kita, untuk menjadi insan yang taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, disertai dengan keserasian dan kesejajaran di dalam hubungan dengan manusia dan alam.

“Dengan demikian akan terwujud manusia yang fitri, yang cinta kepada agamanya dan senantiasa peduli dan mengambil peran untuk kemaslahatan, gemar ber-amar ma’ruf dan ber-nahi munkar, serta penebar kedamaian bagi sesama. Insan Fitri yang mudah minta maaf dan memberi maaf kepada saudaranya, serta meneguhkan jalinan silaturrahim,” terangnya. (Advetorial)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.