BOGANINEWS, BOLTARA – Kabar duka mendalam dirasakan oleh warga Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Mantan Bupati Boltara, Hamdan Datunsolang, yang juga pemimpin pertama yang dipilih oleh rakyat tutup usia pada pukul 01:11 WITA dini hari di Rumah Sakit Sentra Medika Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Tokoh pemuda juga mantan Ketua BKPRMI Boltara, Djunaidi Harudja, mengatakan, kepergian mantan Bupati Boltara ini menjadi kehilangan besar bagi seluruh masyarakat, keluarga dan kerabat yang mengenalnya sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pembangunan di daerah.
Dedikasi dan pengabdian alamarhum dalam membangun daerah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjalanan daerah ini, serta kiprahnya menjadi inspirasi dalam mendorong kemajuan daerah yang masih terus berkembang. Semasa menjabat sebagai kepala daerah, Papa Akbar sapaan akrbanya dikenal memiliki kontribusi besar dalam meletakkan dasar tata kelola pemerintahan, dalam penguatan pelayanan publik di Boltara.
“Perannya pada masa awal pembentukan daerah menjadi fondasi yang terus dirasakan manfaatnya hingga saat ini. Kepergian sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menyisakan duka mendalam. Doa serta ucapan dari warga Boltara terus mengalir di dunia maya. Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ucapnya.
Lanjut Djunaidi, almarhum mengembuskan napas terakhir di RS Sentra Medika, Kota Manado. Semasa hidupnya beliau dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pemerintahan di Boltara periode 2008–2013, sebuah masa awal konsolidasi pemerintahan daerah pasca pemekaran.
“Di bawah kepemimpinannya, berbagai upaya penataan birokrasi dan pembangunan infrastruktur dasar mulai dirintis, guna memperkuat fondasi pemerintahan daerah yang saat itu masih berkembang,” jelasnya Harudja. (Indrawan Laupu)





















Komentar