oleh

Sekda Bersama Sejumlah Anggota Dewan Tinjau RSUD Kotamobagu

BOGANINEWS, KOTAMOBAGU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Sande Dodo bersama sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu, Rabu (3/7) meninjau pembangunan enam gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, yang terletak di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Menurut Sekda Kotamobagu, enam gedung yang dikunjungi bangunan pada tahun 2018 diantaranya, gedung ICCU, gedung Radiologi, gedung Laboratorium, Pemulasaran Jenazah, Instalasi Farmasi, dan Tranfusi Darah. Dari ke enam gedung tersebut, gedung Radiologi yang dipastikan pembangunanya akan kembali dilanjutkan.

“Kami meninjau gedung yang di bangun pada tahun 2018, yang sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Jumlahnya ada enam gedung, dari enam gedung ini, gedung Radiologi pembangunanya masih akan dilanjutkan, dan tentunya anggaran perlu ditambah. Hal ini harus kita lakukan, sehingga Pemkot sudah bisa mengajukan permohonan izin operasional ke BAPETEN,” terang Sande.

Baca Juga:  RSUD Kotamobagu Tambah Enam Bangunan Baru

Terpisah, salah satu anggota DPRD yang hadir dalam kunjungan tersebut mengakui secara fisik pembangunan gedung Radiologi sudah sesuai.

“Secara fisik gedung itu saya lihat sudah selesai, tapi masih ada beberapa yang kurang salah satunya proteksi radiasi. Dari hasil meninjau, pintu di dalam ruangan tidak tertutup rapat, masih ada cela untuk radiasi keluar. Tentunya ini harus dilengkapi dengan alat proteksi radiasi, supaya tidak membahayakan masyarakat. Dan juga tidak ada kaca yang bisa melihat dari luar kedalam ruangan, ini yang perlu ditambahkan,” ujar Agus Suprijanta yang dikutip dari media teropongbmr.com.

Baca Juga:  26 Petugas Medis RSUD Kotamobagu Diisolasi Selama 14 Hari. Ini Penyebabnya

Sekadar informasi, pembangunan enam gedung pada RSUD Kotamobagu tersebut, menelan anggaran sebesar Rp 13 miliar, dengan rincian masing-masing gedung ICCU Rp 3,46 Miliar, gedung Radiologi Rp 3,4 Miliar, Pemulasaran Jenasah Rp 1 Miliar, gedung Laboratorium Rp 2,6 Miliar, Instalasi Farmasi Rp 1,5 Miliar, Transfusi Darah Rp 1 Miliar. (*Ino)

Komentar

BERITA LAINNYA