oleh

Penyaluran Sembako di Kecamatan Kaidipang Disoroti

BOGANINEWS, BOLMUT – Penyaluran Sembako akibat dampak Pandemi Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Kaidipang, disoroti warga. Alasannya, pembagian Sembako tersebut, tidak sesuai dengan protokol kesehatan karena melibatkan banyak orang sehingga terjadi kerumunan.
Seperti disampaikan tokoh masyarakat Bolmut Mohammad Irianto Cristoffel Buhang, bahwa ia sangat menyayangkan pembagian Sembako melibatkan banyak orang. Apalagi masyarakat sudah saling berhimpitan saat menerima bantuan tersebut.
“Sangat disayangkan hal ini terjadi, karena berpotensi penyebaran Covid 19. Padahal Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah tak henti-hentinya memberikan himbauan agar tidak berkerumun dan menjaga jarak. Namun pemerintah Kecamatan Kaidipang justru melanggarnya. Ini bentuk ketidak patuhan Pemerintah Kecamatan Kaidipang terhadap aturan pembatasan sosial,” kata Cristoffel.
Terpisah, Camat Kaidipang Ramin Buhang, saat dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan, sebelum menyalurkan bantuan, Pemerintah Kecamatan sudah memberitahukan agar masyarakat penerima harus menjaga jarak dan menggunakan masker.
“Semoga tidak ada penularan Covid-19, karena niat kami hanya bagaimana bantuan ini dapat tersalurkan,” kata Ramin. (WaOne)
Baca Juga:  New Normal Mulai Diberlakukan di Boltim, DKP Dinilai Lambat Salurkan Sembako Tahap Dua

Komentar

BERITA LAINNYA