oleh

Pemkab Boltim Rayakan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriah

BOGANINEWS, BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Selasa (3/9/2019) merayakan tahun baru Islam (1 Muharram) 1441 Hijriah, bertempat di Masjid Darul Jannah, Desa Tutuyan II, Kecamatan Tutuyan.

Kegiatan yang bertemakan “Melalui Peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriah/2019 Masehi, Mari kita membangun dan menjaga solidaritas antar umat, serta ber Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan ber Fastabiqul Khairat”, di buka langsung oleh Bupati Boltim Sehan Salim Landjar.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk berbuat kebajikan.

“Di sini saya hanya menyampaikan sepengal ayat tentang perintah saling menginggatkan kebaikan kepada sesama manusia. Urusan dia ingin berubah itu hak dia. Maka marilah kita bersama saling berbuat kebajikan,” pinta Bupati.

Baca Juga:  Amin: Program SGI Berkontribusi pada Perbaikan Pendidikan

Ia juga mengajak, untuk meningkatkan ketakwaan dan introspeksi diri, serta menjaga solidaritas umat, serta beramal ma’ruf nahi munkar.

“Muharram adalah salah satu bulan yang diistimewakan selain bulan Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah dan Rajab. Sehingga itu, marilah kita berfastabikul khairat dan saling mengingatkan hal-hal baik antar sesama umat,” pinta Bupati.

Lanjutnya, manusia adalah ciptaan tuhan yang paling sempurna dan terbaik. Namun manusia juga adalah makhluk hidup yang paling lemah, karena hanya terbuat dari segumpal tanah, lalu ditiupkan ruh oleh Allah SWT.

“Jangan pernah menyombongkan diri. Semua hanya titipan yang kapan saja akan diambil kembali oleh sang pemilik alam semesta,” kata Bupati.

Baca Juga:  Pemkab Bolsel Peringati Tahun Baru Islam 1441 Hijriah, Sekaligus Sambut Jamaah Haji

Ia juga berpesan, rizki yang halal jangan dicampur dengan kebohongan.

“Mana yang sudah Allah berikan, jangan kotori dengan kebohongan-kebohongan lainnya untuk mendapatkan lebih,” pintanya.

Sebelumnya, Ustad Idrus Usman dalam ceramahnya mengatakan, jangan jadikan segala sesuatu untuk mengukur materi.

“Keberkahan hidup tidak hanya karena banyaknya harta. Namun kemuliaan seorang manusia yang mentaati perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, itu adalah golongan orang yang mendapatkan berkah hidup oleh Allah SWT,” terang Idrus Usman. (Advetorial)

Komentar

BERITA LAINNYA