oleh

Lewat SK Walikota, Proses Pengurusan Izin Usaha di Kotamobagu Semakin Mudah

BOGANINEWS, KOTAMOBAGUUntuk mempermudah proses pengurusan izin usaha, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu telah menerapkan berbagai kebijakan dalam pelayanannya.

Salah satu upaya Pemkot, dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Walikota Kotamobagu Nomor 394 Tahun 2020 tentang Pembentukan Tim Teknis Perizinan dan Non Perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kotamobagu.

Tim tersebut terdiri dari Bidang Perizinan dan Non Perizinan Modal,  Bidang Penanaman Modal, Bidang Pengaduan Kebijakan dan Pelayanan Pelaporan, serta dibantu unsur Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Dinas Pengolahan Keuangan Daerah, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar, dan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

Baca Juga:  Belum Lengkap Syarat, 30 Izin Usaha Belum Dikeluarkan

Menurut Kepala Dinas PMPTSP Kota Kotamobagu, Aljufri Ngandu, dengan adanya tim teknis ini, akan mempermudah masyarakat atau pengusaha untuk mengurus izin.

“Pelayanan serta pendampingan kepada para pelaku usaha atau investor, guna mempercepat proses pengurusan izin usaha, ,” kata Aljufri kepada BoganiNews.com belum lama ini.

Selain itu kata dia,  upaya  ini juga diharapkan bisa mendongkrak target investasi di Kotamobagu.

“Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) tahun 2019, target investasi di Kota Kotamobagu sebesar 7 triliun selama 5 tahun. Namun, begitu masuk tahun 2020 daerah kita menghadapi pandemi Covid-19, sehingga berpengaruh ke investasi-investasi,” ucapnya.

Baca Juga:  Pjs Bupati Boltim Beri Materi Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata

Melihat kondisi ini kata dia, pihaknya akan kembali melakukan revisi RPJM.

“Revisi PRJM ini akan disesuaikan lagi dengan kondisi Kotamobagu saat ini. Nah sekarang sementara revisi, kami susun lebih realistis lagi karena untuk mencapai target tersebut memang tidak mudah, namun kami akan terus menerapkan strategi termasuk menawarkan sejumlah potensi investasi yang ada, serta peningkatan pelayanan yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (Mira)

Komentar

BERITA LAINNYA