BOGANINEWS, KOTAMOBAGU — Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Jusran Deby Mokolanot (JDM), meminta dinas instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, untuk turun langsung ke lapangan melakukan pemeriksaan terhadap makanan, dan minuman, yang dijual selama bulan suci Ramadhan.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat dalam mencari kebutuhan sembako, serta bahan makanan dan minuman untuk berbuka puasa,dan sahur.
Menurut JDM, pengawasan perlu diperketat guna memastikan produk yang beredar tidak dalam kondisi kedaluwarsa maupun mengandung bahan pengawet yang berpotensi membahayakan kesehatan warga.
“Momentum Ramadhan membuat aktivitas jual beli meningkat. Karena itu, dinas terkait perlu memastikan makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi dan tidak melewati masa berlaku,” ujarnya.
Selain pengawasan terhadap produk makanan dan minuman, JDM juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan monitoring terhadap ketersediaan dan stabilitas harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar-pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan.
Ia menilai, dua langkah tersebut penting dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap kualitas bahan pangan maupun lonjakan harga kebutuhan pokok.
JDM yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kotamobagu menambahkan bahwa Kotamobagu menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dari sejumlah daerah sekitar, baik untuk berbelanja, beribadah, bersantai hingga beristirahat.
“Kita semua tentu menginginkan Kotamobagu tetap menjadi kota yang bersih, nyaman, dan aman, terutama di bulan Ramadhan,” katanya.
Ia berharap instansi teknis dapat segera melakukan inspeksi lapangan secara berkala selama Ramadhan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.
menanggapi hal tersebut, Pemerintah kota Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM, segera akan melakukan operasi dan pengawasan langsung makanan dan minuman diwilayahnya.
“Iya pengawasan langsung sering kami lakukan, terutama makanan dan minuman juga termasuk makanan kadaluarsa dan kelayakannya, apa terlebih ini di bulan puasa sampai lebaran nanti, kami akan sidak lansung ke penjual makanan dan minuman,” ujar Kadis. (*/Agm)
BOGANINEWS, KOTAMOBAGU — Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Jusran Deby Mokolanot (JDM), meminta dinas dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu untuk turun langsung ke lapangan melakukan pemeriksaan terhadap makanan dan minuman yang dijual selama bulan suci Ramadhan.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat dalam mencari kebutuhan sembako serta bahan makanan dan minuman untuk berbuka puasa dan sahur.
Menurut JDM, pengawasan perlu diperketat guna memastikan produk yang beredar tidak dalam kondisi kedaluwarsa maupun mengandung bahan pengawet yang berpotensi membahayakan kesehatan warga.
“Momentum Ramadhan membuat aktivitas jual beli meningkat. Karena itu, dinas terkait perlu memastikan makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi dan tidak melewati masa berlaku,” ujarnya.
Selain pengawasan terhadap produk makanan dan minuman, JDM juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan monitoring terhadap ketersediaan dan stabilitas harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar-pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan.
Ia menilai, dua langkah tersebut penting dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap kualitas bahan pangan maupun lonjakan harga kebutuhan pokok.
JDM yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kotamobagu menambahkan bahwa Kotamobagu menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dari sejumlah daerah sekitar, baik untuk berbelanja, beribadah, bersantai hingga beristirahat.
“Kita semua tentu menginginkan Kotamobagu tetap menjadi kota yang bersih, nyaman, dan aman, terutama di bulan Ramadhan,” katanya.
Ia berharap instansi teknis dapat segera melakukan inspeksi lapangan secara berkala selama Ramadhan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.
menanggapi hal tersebut, Pemerintah kota Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM, segera akan melakukan operasi dan pengawasan langsung makanan dan minuman diwilayahnya.
“Iya pengawasan langsung sering kami lakukan, terutama makanan dan minuman juga termasuk makanan kadaluarsa dan kelayakannya, apa terlebih ini di bulan puasa sampai lebaran nanti, kami akan sidak lansung ke penjual makanan dan minuman,” ujar Kadis. (*/Agm)






















Komentar