BOGANINEWS, KOTAMOBAGU – Stadion olahraga idaman masyarakat Kota Kotamobagu akan segera terwujud. Kabarnya proyek pembangunan stadion Gelanggang Olahraga (Gelora Ambang) bakal masuk tahap lelang pada Februari 2026.
Jika tak ada aral melintang, 2026 bisa jadi tahun kebangkitan sepak bola dengan adanya Stadion baru, semangat baru, dan harapan besar masyarakat Kotamobagu.
Stadion Idaman, Bukan Sekadar bangunan, melainkan Gelora Ambang bakal dirancang bukan kaleng-kaleng. Kapasitas besar, fasilitas olahraga, rumput standar nasional, ruang ganti modern, hingga tribun nyaman untuk suporter fanatik Mania. Jika rampung sesuai rencana, stadion ini digadang-gadang bisa jadi venue andalan Liga 2 bahkan Liga 1 di masa depan.
Kabar persiapan proyek pembangunan Stadion Gelora Ambang tersebut, dikatakan Kepala Dinas PUPR Kotamobagu Claudy Mokodongan. Dimana seluruh dokumen perencanaan sudah rampung.
“Kita tinggal masuk proses lelang. Targetnya, setelah pemenang ditetapkan, pembangunan bisa langsung jalan tanpa hambatan,” ujarnya
Tentunya perjuangan itu tidak luput dari peran pemerintah Kotamobagu, dan dukungan masyarakat agar impian dan harapan akan segera terwujud.
“Kami perlu memberi apresiasi kepada Gubernur Sulut Mayjem Pur Yulius Stevanus Komaling yang telah memberikan Dana Bagi Hasil Kepada Pemerintah Kota Kotamobagu yang saat sudah tertata dalam APBD KK 2026 untuk membangun Stadion Gelora Ambang,” ucap Wali Kotamobagu.
Lebih lanjut Ia mengapresiasi perhatian dan sumbangsih dari Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, saat melakukan kunjungan ke Stadion Gelora Ambang pada, Minggu (16/03/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay.
Usai meninjau stadion yang memiliki luas 14 hektare itu, Gubernur Yulius mengumumkan komitmennya untuk membantu perbaikan dengan mengalokasikan dana sebesar Rp35 miliar sebagai langkah awal revitalisasi.
“Melihat kondisi stadion ini, memang sudah saatnya dilakukan perbaikan dan pembangunan ulang agar lebih layak. Tidak hanya lapangan sepak bolanya, tetapi juga fasilitas olahraga lainnya yang masih berkonsep lama,” ungkap Gubernur Yulius.
Menurutnya, dengan luas yang cukup besar, Stadion Gelora Ambang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kompleks olahraga modern.
Ia optimistis bahwa setelah renovasi, stadion ini tidak hanya akan menjadi pusat pengembangan atlet berprestasi, tetapi juga dapat menjadi destinasi wisata olahraga bagi masyarakat luas.
“Kalau stadion ini sudah dibangun dengan baik, manfaatnya akan sangat besar. Selain melahirkan atlet-atlet berprestasi, tempat ini juga bisa menjadi daya tarik wisata yang meningkatkan ekonomi lokal,” tambahnya
Berkat dukungan dan bantuan Gubernur Sulut, Pemerintah Kotamobagu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas perhatian Gubernur Sulut terhadap pembangunan infrastruktur olahraga di daerahnya.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur atas kepeduliannya. Ini merupakan langkah luar biasa untuk kemajuan olahraga di daerah kami,” ujar Wali Kota dengan penuh semangat.
Ia juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang akan dibangun.
“Siap, Pak Gubernur! Kami siap membangun dan menjaga segala fasilitas yang diberikan demi kemajuan daerah kita,” tegasnya
Sebelumnya Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., dan Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat SH, MH,. Pernah menyuarakan langsung usulan pembangunan Stadion Gelora Ambang dalam kunjungannya ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta.
Walikota menyampaikan sejumlah usulan strategis infrastruktur yang akan menjadi tulang punggung kemajuan Kota Kotamobagu. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah pembangunan stadion kebanggaan masyarakat Bolaang Mongondow Raya, Stadion Gelora Ambang.
“Kita ingin Kotamobagu tidak hanya maju dari sisi infrastruktur dasar, tapi juga punya fasilitas olahraga yang bisa mendorong lahirnya atlet-atlet berbakat dan event skala nasional,” ungkap dr. Weny.
Menurutnya sepak bola bukan sekadar olahraga, ini harga diri daerah. Stadion harus jadi rumah yang layak untuk pemain dan suporter,” tegas Walikota dr Weny Gaib Selasa (27/01/2026), dengan nada penuh optimisme. (**/agm)


















Komentar