BOGANINEWS, KOTAMOBAGU – Selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijrah, Pemerintah Kota Kotamobagu, melalui Dinas Perdagangan, dan Koperasi, (Disdagkop) melakukan operasi Pemeriksaan terhadap makanan yang sudah kadaluarsa.
Operasi ini dilakukan, mengingat kebutuhan meningkat di bulan suci ramadan bagi umat islam pada saat ini.
Hal itu juga atas masukan dari Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Jusran Deby Mokolanot (JDM), menurutnya, pengawasan perlu diperketat guna memastikan produk yang beredar tidak dalam kondisi kedaluwarsa maupun mengandung bahan pengawet yang berpotensi membahayakan kesehatan warga.
“Momentum Ramadhan membuat aktivitas jual beli meningkat. Karena itu, dinas terkait perlu memastikan makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi dan tidak melewati masa berlaku,” ujarnya.
Selain pengawasan terhadap produk makanan dan minuman, JDM juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan monitoring terhadap ketersediaan dan stabilitas harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar-pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan.
Sementara itu, Kepala Disdagkop Kotamobagu Ariono Potabuga, mengatakan pemeriksaan makanan kadaluarsa berlangsung di beberapa toko, pasar hingga kantor Bulog Kotamobagu.
“Kita melakukan sidak, di beberapa tempat untuk mengecek barang yang sudah kadaluarsa yang beredar di masyarakat, kemarin di Indomaret, dan hari ini Rabu (25/02/2026) di Bulog,” kata Ariono.
Menurutnya ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan agar semua tempat usaha yang menjual barang dalam kemasan bisa terdeteksi.
“Ada tim yang diturunkan untuk melakukan pemeriksaan di beberapa tempat, agar barang yang di perdagangkan aman di konsumsi masyarakat khususnya Kotamobagu,” ujar Arinono.
Dia berharap di momen bulan suci ramadan 1447 Hijriah ini, tidak ada pelaku usaha yang sengaja menjual barang yang di anggap sudah rusak, demi mengejar keuntungan di bulan puasa.
Pemerintah Kotamobagu juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan kualitas bahan, serta batas kadaluarsa barang yang akan di beli, agar tidak berdampak terhadap masyarakat.






















Komentar