BOGANINEWS, BOLTARA – Pemerintahan Sirajudin Lasena dan Mohamad Aditya Pontoh (SJL-MAP), dipastikan pekan ini segera melakukan perombakan kabinet jilid III, guna mengisi jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Utara (Boltara).
Sekertaris Daerah (Sekda) Boltara Dr. Jusnan Mokoginta, MARS, Rabu (3/2/2026) mengatakan, rotasi jabatan adalah hal wajar dalam dinamika birokrasi. Pejabat yang diberi amanah harus siap ditempatkan di mana saja demi kepentingan organisasi dan masyarakat. Pelantikan menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat struktur kinerja birokrasi, yang lebih profesional, dan responsif terhadap pelayanan masyarakat.
Rolling jabatan serta penyegaran regenerasi birokrasi Boltara, dalam waktu dekat akan dilaksanakan. Rolling jabatan ini akan di laksanakan sesuai arahan dan petunjuk Bupati dan Wakil Bupati, karena drafnya sudah ada tinggal menunggu penjadwalan.
“Agenda pelantikan pejabat baik administrator dan pengawas, merupakan bagian dari dinamika organisasi, sebagai bentuk pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di Boltara. Juga sebagai upaya untuk memastikan roda pemerintahan berjalan secara profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik,” jelas Jusnan.
Lanjutnya, terkait pengisian jabatan harus segera dilakukan, karena masih terdapat sejumlah posisi administrator dan pengawas yang kosong. Pengisian jabatan tersebut akan segera dilakukan, guna memastikan tata kelola pemerintahan berjalan seimbang, bersih, dan transparan. Pejabat yang akan dilantik nanti harus dapat berinovasi dan adaptif terhadap perubahan, termasuk dalam pemanfaatan teknologi serta penerapan protokol kerja.
“Rolling jabatan merupakan bagian strategi pemerintah dalam penyegaran organisasi, karena setiap pejabat harus bekerja profesional, menjaga integritas, dan berkomitmen tinggi. Pelantikan ini harus dilakukan, karena merupakan bagian dari upaya Pemda Boltara untuk memperkuat tata kelola dan pelayanan publik dengan menempatkan pejabat sesuai kompetensi, serta kebutuhan organisasi,” terang mantan Pj Bupati Bolmong ini. (Indrawan Laupu)






















Komentar