BOGANINEWS, BOLTARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Rabu (14/1/2026) melakukan koordinasi dengan pihak Biro Perekonomian dan Pertamina Patraniaga, via zoom terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram.
Menurut anggota Komisi II DPRD Boltara Ramlan Tinamonga, sebagaimana keluhan masyarakat di Boltara, maka komisi II DPRD membawah aspirasi ini ke Biro Perekonomian dan Pertamina Patraniaga untuk kemudian di lakukan koordinasi sampai pada tingkatan pangkalan di Boltara.
Adapun hasil dari koordinasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa, untuk masalah kelangkaan gas LPG 3 kilogram, khusus Boltara akan di usulkan melalui pemerintah daerah. “Untuk masalah Harga Eceran Tertinggi (HET), pihak pertamina akan memastikan setiap data di pangkalan akan di evaluasi dan di tertibkan jumlah maksimal 10% dari jumlah alokasi pangkalan untuk kios pengecer,” jelasnya.
Lanjutnya, pimpinan DPRD dan Komisi II DPRD, juga sudah menyampaikan hal ini Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Tahlis Gallang, di rumah kerjannya. “Jadi keluajan masyarakat ini akan kami tindaklanjuti hingga ada solusinya,” aku Ramlan. (Indrawan Laupu)


















Komentar