BOGANINEWS, BOLTARA – Gerak cepat Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena menuai hasil baik. Boltara mendapatkan bantuan sebanyak 537 unit rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Bupati Boltara Sirajudin Lasena mengatakan, tererealisasinya bantuan ini lantaran Boltara menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
“Hal ini sebagai upaya percepatan pengentasan rumah tidak layak huni ini, sekaligus untuk mendorong pembangunan perumahan berbasis swadaya masyarakat,” kata Sirajudin.
Untuk itu kata Sirajudin, Pemda Boltara berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan program BSPS ini agar berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pengawasan akan dilakukan secara ketat agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Adanya bantuan 537 unit rumah ini dapat membantu masyarakat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni agar dapat memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka,” katanya.
Selain itu kata Bupati, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
“Pemda Boltara berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan program BSPS agar berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan rasa syukurnya atas terealisasinya bantuan ini tersebut, dimana capaian ini merupakan hasil dari koordinasi dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian PKP.
“Ini adalah hasil dari perjuangan bersama. Kami terus berupaya agar masyarakat Boltara bisa mendapatkan hunian yang layak dan sehat,” katanya.
Lanjutnya, bantuan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat khususnya bagi warga berpenghasilan rendah.
“Program BSPS sendiri bertujuan untuk mendorong masyarakat agar dapat membangun atau memperbaiki rumah secara swadaya dengan dukungan stimulan dari pemerintah. Nah Boltara juga mendapatkan alokasi rumah bersubsidi sekaligus mendorong pembangunan perumahan berbasis swadaya masyarakat,” katanya. (Indrawan Laupu)





















Komentar