oleh

Keterpanggilan Nurani, Linda Massie Maju Sebagai Calon Sangadi Desa Poigar 1

BOGANINEWS, BOLMONG Menjadi seorang kepala desa bukan perkara mudah, atau sekadar mencari popularitas. Lebih dari itu, menjadi seorang kepala desa merupakan salah satu wujud pengabdian dan pemberian diri secara utuh kepada masyarakat, untuk bisa membangun desa yang lebih baik.

Semangat pengabdian serta pemberian diri kepada masyarakat tersebut rupanya menjadi motivasi terbesar seorang Linda Massie untuk kembali ke kampung halamannya dan menjadi calon kepala desa dengan nomor urut 2 untuk Desa Poigar I Kecamatan Poigar Kabupaten Bolaang Mongondow.

Karir sebagai seorang pengusaha di Kota Manado yang tengah digelutinya, saat ini sedikit dinafikkan oleh wanita kelahiran 13 Juli 1974 silam itu.

“Kalau hanya untuk sekedar mencari uang tentu saya akan lebih memilih menjadi pengusaha di Kota Manado. Tetapi, ini merupakan keterpanggilan nurani, setelah sekian lama saya tinggalkan kampung halaman, saya ingin mengabdikan diri di wilayah saya Desa Poigar I. Saya ingin Desa Poigar I kedepan lebih baik, maju serta mssyarakatnya dapat lebih sejahtera,” ungkap Linda Massie saat bersua dengan awak media pada Selasa 1 Februari 2022.

Linda atau yang akrab disapa oleh masyarakat Poigar dengan sebutan ‘Indai’ adalah calon sangadi Poigar satu nomor urut 2.

Dimana, anak ke 4 dari 6 bersaudara ini merupakan putri dari Alm Tomas Massie dan Ibu Aina Kolopita, dengan basis keluarga besar yang mencakup keluarga Mokodongan, Kolopita, Massie, Paputungan, Mokodompit.

Linda pun dalam perbincangan dengan awak media, mengenang masa kecilnya di desa yang akan dipimpinnya tersebut kedepan. Dimana, dirinya sempat mengenyam pendidikan di SD Center Poigar dan kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Poigar dan SMEA Kotamobagu.

Wanita beranak satu ini diketahui merupakan seorang pekerja keras, yang memulai karir usahanya dari bawah yakni sebagai karyawan di salah satu perusahaan ternama di Kota Manado, dan akhirnya saat ini dirinya dipercayakan menjadi Direktur di perusahaan tersebut.

Untuk menjadi seorang pemimpin di Desa Poiga I, perempuan yang dikenal ramah dengan masyarakat ini rupanya telah merancang visi untuk membabangun desanya kedepan.

“Visi saya adalah ingin mewujudkan Desa Poigar I yang jujur, adil, sejahtera, berakhlak mulia, mandiri, dengan pemerintahan yang bertatalaksana, bersih, serta berdaya saing dalam berbagai hal bidang yang menyntuh langsung kebutuhan masyatakat,” jelasnya.

Dimana, untuk mewujudkan visi tersebut, Indai sapaan akrabnya mengatakan telah merancang sejumlah misi agar visi besar yang ingin dicapainya untuk masyarakat Desa Poigar I bisa terwujud sempurna.

“Misi saya yang pertama adalah Mewujudkan pemerintahan yang peka terhadap kebutuhan masyarakat, pelayanan publik dan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, selain itu misi yang kedua adalah Mengutamakan musyawarah mufakat dalam mengatasi setiap masalah yang timbul dalam masyarakat dengan melibatkan semua unsur terkait, juga misi ketiga yakni Menjadikan kejujuran dan keadilan sebagai pedoman hidup sehari-hari, baik pemerintah maupun anggota masyarakat,” paparnya.

“Untuk misi yang ke 4 adalah Mendorong peningkatan kinerja dan profesionalitas seluruh perangkat desa serta mengaktifkan seluruh perangkat desa sesuai dengan Tupoksi masing-masing, misi yang ke 5 yakni Mewujudkan pembangunan desa dalam bidang Infrastruktur Pertamanan, Penerangan dan Sarana Publik lainnya, sedangkan misi saya yang ke 6 adalah Mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi khususnya Pertanian, Perikanan, Perdagangan, UKM dan Pasar Tradisional; Mewujudkan pendidikan yang memadai, dalam bidang Olahraga, Kebudayaan desa, Kepemudaan dan Remaja serta Organisasi lainnya,” tambahnya lagi.

Selain itu, Linda Massie mengatakan misi ke 8 dirinya adalah Memaksimalkan pelayanan bidang Kesehatan, Bidang Keagamaan, dan Bidang Sosial Masyarakat.

“Sementara misi saya ke 9 adalah Mewujudkan budaya gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat melalui kegiatan-kegiatan sosial, dan misi saya yang terakhir yakni yang ke 10, adalah Selalu mengutamakan toleransi dan kekeluargaan serta adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Di akhir pembicaraan, Linda Massie mengajak kepada seluruh masyarakat yang ada di Desa Poigar I untuk bisa bersama dengannya pada pemilihan sangadi di tanggal 3 Februari 2022 nanti, mencoblos surat suara yang bergambar dirinya, sebagai bentuk keterpanggilan bersama untuk Poigar I yang lebih baik. (*)

Komentar