Buka Muscab Gerakan Pramuka, Ini Harapan Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow

BOGANINEWS, BOLMONG – Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tahun 2021, Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow berharap, program kerja yang dihasilkan selaras dengan visi pembangunan pemerintah.

“Dengan diselenggarakannya Muscab kali ini, agar bisa menghasilkan rencana dan program kerja yang seiring, sejalan dan selaras. Sesuai dengan visi pembangunan dan menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Bolmong,” pinta Bupati saat membuka secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka, Selasa (12/10/2021).

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) covid-19, kegiatan tersebut dilaksanakan di D’Talaga Resto, yang turut hadir Kepala BKPP Bolmong Umarudin Amba, Kepala Dinas Pendidikan Renti Mokoginta, Para Camat, Pengurus Cabang hingga Ranting Gerakan Pramuka Bolmong.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terlaksana kegiatan Muscab tersebut.

Bupati Yasti yang juga Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bolmong mengatakan, muscab ini merupakan forum tertinggi dalam merumuskan rencana program kerja untuk lima tahun ke depan.

Disamping itu, merupakan perwujudan kedaulatan anggota, karena memiliki wewenang dan evaluasi dalam pertanggungjawaban pengurus terhadap tugas-tugas yang telah dilaksanakan.

“Muscab ini merupakan wahana untuk semua, untuk melakukan evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan selama lima tahun sebelumnya,” ujar Bupati.

“Sekaligus membentuk pengurus baru Kwarcab Bolmong dalam lima tahun ke depannya,” sambung Yasti.

Adapun perkembangan serta kemajuan gerakan pramuka di Bolmong, merupakan tanggungjawab bersama.

“Karena di Era Globalisasi saat ini, telah terjadi pergeseran, yang dimana saat ini generasi muda kita banyak yang meninggalkan pramuka dan lebih tertarik terhadap kegiatan lainnya. Bahkan tidak jarang melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat, sehingga dapat merusak generasi muda bangsa,” jelas Yasti.

Bupati pun mencontohkan, seperti halnya penyalahgunaan narkoba dan tawuran antar pelajar, serta meningkatnya kekerasan sebagai cara menyelesaikan permasalahan.

“Oleh itu, generasi muda kita saat ini merupakan tanggungjawab bersama,” aku Yasti.

Mantan anggota DPR RI ini pun berharap, agar gerakan pramuka, dapat bisa kembali lagi bergairah. Sebab pendidikan di sekolah hanya bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan intelektual anak saja.

Namun, dengan ada kegiatan pramuka, tentu bisa dapat merubah dan meningkatkan kecerdasan emosional generasi muda kita.

“Generasi muda kita adalah generasi masa depan bangsa. Dan ini tanggungjawab kita bersama,” jelasnya lagi. (**)

Komentar