oleh

Hasil Rekam Medik, Ini 5 Penyakit Teratas Dihadapi RSUD Bolmong

BOGANINEWS, BOLMONG RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sampai pertengahan tahun 2021 ini, sudah banyak menangani berbagai keluhan sakit yang dihadapi pasien.

Berdasarkan data yang dihimpun BoganiNews.com dari RSUD Bolmong, ada 5 gejala penyakit yang paling banyak dihadapi pihak rumah sakit sampai pertengahan tahun 2021 yakni bulan Januari – Juni 2021.

5 keluhan paling banyak ditangani RSUD Bolmong tersebut yakni pertama Dyspepsia, Hypertensi, Pneumoni, GEA atau Gastroenteritis, dan Diabetes Mellitus (DM).

“Ini data sepanjang bulan Januari sampai Juni 2021 yang kita tangani berdasarkan rekam medik,” ungkap Direktur RSUD Bolmong, dr. Debby Cinthia Dewi Kullo, M.Kes, Senin (23/8/2021).

Berikut pengertiannya yang dilansir BoganiNews dari situs Halodoc:

1. Pengertian Dispepsia

Dispepsia merupakan suatu kondisi yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut bagian atas karena penyakit asam lambung atau maag. Meski begitu, dispepsia bukanlah sebuah penyakit, tapi tanda atau gejala dari suatu penyakit pencernaan yang dialami seseorang. Hal yang perlu diwaspadai, dispepsia yang dibiarkan bisa berkembang menjadi lebih serius.

2. Pengertian Hipertensi

Hipertensi adalah istilah medis dari penyakit tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat mengakibatkan berbagai komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa sekaligus meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, bahkan kematian.

Tekanan darah bisa diartikan sebagai kekuatan yang diberikan oleh sirkulasi darah terhadap dinding arteri tubuh, yaitu pembuluh darah utama yang berada dalam tubuh. Besarnya tekanan ini bergantung pada resistensi pembuluh darah dan seberapa keras jantung bekerja. Semakin banyak darah yang dipompa oleh jantung dan semakin sempit pembuluh darah arteri, maka tekanan darah akan semakin tinggi.

Hipertensi dapat diketahui dengan rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah. Setidaknya, orang dewasa dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan darah, termasuk tekanan darah setiap lima tahun sekali.

Penulisan hasil tekanan darah berupa dua angka. Angka pertama atau sistolik mewakili tekanan dalam pembuluh darah ketika jantung berkontraksi atau berdetak. Sementara itu, angka kedua atau diastolik mewakili tekanan di dalam pembuluh darah ketika jantung beristirahat di antara detaknya.

Seseorang bisa dikatakan mengalami hipertensi bila pembacaan tekanan darah sistolik pada pengukuran selama dua hari berturut-turut menunjukkan hasil yang lebih besar dari 140 mmHg, dan/atau pembacaan tekanan darah diastolik menunjukkan hasil yang lebih besar dari 90 mmHg.

3. Pengertian Pneumonia

Pneumonia adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi. Ada berbagai penyebab yang membuat paru-paru mengalami infeksi, mulai dari virus, bakteri, hingga jamur. Jika tidak diatasi dengan tepat, pneumonia dapat memicu komplikasi, seperti infeksi aliran darah, abses paru, hingga efusi pleura. Kenali gejala dari pneumonia agar kamu dapat mengatasi kondisi ini dengan lebih dini!

4. Pengertian Gastroenteritis

Gastroenteritis adalah infeksi yang terjadi pada usus atau perut yang disebabkan oleh beberapa jenis virus. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah flu perut, flu lambung, atau virus perut. Infeksi ini menyebabkan terjadinya mual, muntah, diare, kram perut, dan terkadang demam.

Gastroenteritis menyebar melalui kontak jarak dekat dengan orang yang sudah terinfeksi atau karena mengonsumsi makanan dan/atau minuman yang terkontaminasi. Infeksi ini mudah sekali menyebar di fasilitas umum yang tertutup, seperti di dalam ruang kelas, tempat perawatan anak, dan ruang perawatan umum.

Pada orang dengan kondisi tubuh sehat gastroenteritis tidak berakibat fatal, tetapi pada pada bayi, orang tua, dan orang yang bermasalah dengan sistem kekebalan tubuhnya dapat berakibat fatal.

5. Pengertian Diabetes

Diabetes adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas nilai normal. Ada dua jenis utama diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.

(BN)

Komentar