Kue Tradisional Buatan Djuchri Manoppo Banyak Diminati di Kotamobagu

BOGANINEWS, KOTAMOBAGU – Meski sudah zaman modern, namun eksistensi kue tradisional masih banyak disukai banyak orang. Tak heran, jajanan atau makanan tradisional ini bisa dijadikan bisnis harian yang memiliki prospek menjanjikan.

Hal ini seperti yang dibuktikan Djuchri Manoppo, warga Desa Kopandakan Kecamatan Kotamobagu Selatan, yang merupakan salah satu dari sekian banyak pembuat kue tradisional di Kotamobagu yang sukses mengangkat kue tradisional sebagai usaha kesehariannya.

Nah dengan bermodalkan pengalaman dalam membuat kue, Mama Firji sapaan akrabnya ini mengaku dirinya membuat kue sudah 21 tahun.

“Awal membuat kue itu pada tahun 1999 waktu di Makassar. Sejak menikah dan tinggal di sana, saya mulai membuat kue untuk dijual. Setelah itu, saya putuskan kembali ke Kotamobagu demi mengembangkan usaha ini,” ungkapnya.

Tepatnya pada tahun 2011, kata dia, berbekal pengalaman membuat kue di Kota Daeng itu katanya, ia mulai mengembangkan usaha membuat kue ini di Kotamobagu.

Alhasil, berkat kerja keras serta dukungan dari keluarganya. Saat ini, Djuchari Manoppo sudah mendirikan rumah kue yang ia diberi nama “Jhy’s Cake”.

“Alhamdulillah sekarang sudah tersedia aneka kue basah, kue kering dan aneka kue lainnya. Diantaranya, kue Cucur, Panada, Biapong, Kroket, Dadar Gulung, Kuekuk, Apang Bakar, Apang Kukus, Donat, Kue Putu, Herkules, Pisang Kukus, Lemet, Kukis Kelapa, Balapis, Susen dan lainnya,” sebutnya.

Tak tanggung-tanggung, dalam sehari ungkapnya, ia bisa membuat pesanan paling sedikit perhari tiga macam jenis kue dengan pesanan paling sedikit 500 buah perharinya. Bahkan, jika sedang banjir orderan sehari bisa sampai 5 ribu buah. “Untuk harganya Rp5 ribu untuk 4 dan 3 buah kue tergantung jenis kue apa yang dipesan,” ucapnya.

Ternyata, dalam usahanya ini, Djuchri juga menyediakan paket kue tradisional yang disajikan pada acara Gama’ atau Unduh Mantu dalam hajatan adat Bolaang Mongondow, lengkap dengan dekorasinya.

“Paket kue Gama’ ini dalam satu meja tersedia 12 kotak kue yang terdiri dari 12 macam kue, 4 lusin gelas, kotak tisu, dan kotak amplop. Harganya itu 600 ribu rupiah,” katanya.

Bagi yang berminat, bisa menghubungi langsung Djuchri Manoppo, dinomor telepon/whatsapp 081344914733. (Mira)

Komentar