oleh

Pemkab Bolmong Gelar Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RKPD 2022

BOGANINEWS, BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Selasa (16/03/2021) menggelar forum konsultasi publik penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 Kabupaten Bolmong 2022.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolmong Tahlis Gallang, yang dalam penyampaiannya mengatakan, pelaksanaan forum konsultasi publik ini dilaksanakan dalam kondisi masih pandemi Covid-19 sehingga mempengaruhi aktivitas pelaksanaan forum konsultasi publik.

Menurut Tahlis, jika tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan secara tatap muka, namun sekarang ini dibatasi. “Ada yang mengikuti secara langsung, namun ada pula yang mengikutinya secara virtual,” kata Tahlis.

Baca Juga:  Terima 9 Tenaga Nusantara Sehat, Ini Pesan Bupati Bolsel

Lanjut Tahlis, situasi pandemi ini tidak hanya mempengaruhi aktivitas kegiatan kita, namun juga pembangunan di Kabupaten Bolmong. “Semuanya berubah total. Perencanaan yang sebelumnya telah disusun dan dibahas, kadang-kadang tidak dapat dilaksanakan karena terkait dengan kebijakan pemerintah menyangkut pengendalian Covid-19,” jelasnya.

Sehingga itu kata Tahlis, kita dihadapkan dengan refocusing dan relokasi anggaran. Dimana kata Tahlis, karena adanya refocusing dan relokasi anggaran menyebabkan target pencapaian yang telah direncanakan tidak dapat dilaksanakan. “Akibatnya mempengaruhi indikator-indikator penilaian yang seharusnya dapat dicapai,” ungkap Tahlis.

Baca Juga:  Bupati Tegaskan APBD 2018 Ditetapkan Sebelum Batas Waktu

Penyusunan RKPD tahun 2022 ditekankan kepada pemenuhan target visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bolmong yang tertuang dalam RPJMD. Untuk mencapai target pemenuhan indikator penilaian capaian visi misi maka ada 10 program prioritas yang dilaksanakan tahun depan. Diantaranya peningkatan Birokrasi dan Pelayanan Publik, infrastruktur, Pendidikan,  Kesehatan dan Ekonomi. (ino)

Komentar

BERITA LAINNYA