oleh

Jusnan Angkat Bicara Soal Dugaan Kadaluarsa Vitamin Nevradine

BOGANINEWS, BOLMUT Terkait Pemberitaan sebelumnya soal dugaan vitamin vaksinasi Nevradine, akhirnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dr. Jusnan Mokoginta, MARS, angkat bicara.

Jusnan menjelaskan, ia telah memanggil seluruh pegawai farmasi, Puskesmas Boroko dan seluruh Kepala Bidang di Dinkes Bolmut, untuk mengkonfirmasi persoalan tersebut.

“Saya menginstruksikan agar segera mengkroscek vitamin tersebut. Harusnya hal ini tidak perlu terjadi. Saya memberikan teguran keras ke bidang farmasi yang telah lalai menjalankan tugas. Saya ingatkan agar lebih meningkatkan fungsi kontrol dalam hal pengawasan obat. Pada prinsipnya kondisi stok obat yang berada di Dinkes Bolmut tidak ada yang kadaluarsa. Dalam hal ini saya tidak main-main terkait pengawasan obat dan pihak apoteker harus benar-benar menjalankan tugasnya. Saya tekankan untuk lebih ketat dalam pengawasan dan seluruh jajaran Dinkes Bolmut lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Jusnan, Jumat (19/3/2021) di ruang kerjanya.

Baca Juga:  Jusnan Mokoginta Siap Bertarung di Pilwako 2018

Dikatakannya lagi, bidang apoteker harus lebih teliti terhadap pelayanan obat, karena sebenarnya tidak bisa terjadi dalam pelayanan kesehatan.

“Dinkes Bolmut akan seriusi persoapan ini. Saya menginstruksikan kepada jajaran Dinkes segera turun dan para dokter memberikan rekomendasi obat yang baik. Saya berharap, kejadian ini tidak terjadi lagi untuk proses pelayanan,” ucapnya.

Terpisah, staf khusus Bupati Bidang Informasi, Komunikasi dan Kesehatan, Rolly Ketjil, lebih menekankan pada fungsi pengawasan dan kualiti kontrol obat.

Baca Juga:  Warga Terdampak Pandemi COVID-19 di Kecamatan Lolayan Mulai Terima BLT

“Harusnya sebelum obat keluar dari opotek sudah dikroscek oleh bidang apoteker. Kami berharap kejadian seperti ini, tidak akan terulang lagi,” kata Rolly. (WaOne)

Komentar

BERITA LAINNYA