oleh

DPRD dan Pemkab Boltim, Tanda Tangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS TA 2021

BOGANINEWS, BOLTIM – Bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), berlangsung Rapat Paripurna dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Boltim Tahun Anggaran (TA) 2021, Sabtu (28/11/2020).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar. Pada kesempatan itu, Badan Anggaran yang di wakili Samsudin Dama menyampaikan bahwa KUA merupakan dokumen yang memuat kebijakan di bidang pendapatan belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasari untuk periode satu tahun sebagai penjabaran dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk selanjutnya menjadi acuan penyusunan PPAS.
Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS TA 2021
“Sedangkan PPAS merupakan program prioritas dengan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada SKPD untuk setiap program sebagai acuan dalam penyusunan RKA SKPD. KUA-PPAS menjadi pedoman utama bagi DPRD dan Pemerintah daerah dalam penyusunan RAPBD Tahun anggaran 2021,” jelasnya.

Sementara itu, Pjs Bupati Boltim Christiano E. Talumepa, dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Boltim yang telah mengagendakan dan memberikan kepadanya sebagai kapasitas Pjs Bupati untuk menyampaikan KUA-PPAS Boltim tahun 2021. “Semoga kita semua dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan pemerintah. Hari kata dia, adalah momentum yang bersejarah sejak saya di lantik sebagai Pjs Bupati, hal ini adalah kali pertama di tengah tahapan pelaksanaan Pilkada serta kesibukan kita semua masih dapat meluangkan waktu, pikiran serta tenaga, untuk sejenak memberikan perhatian terhadap pelaksanaan APBD yang merupakan dasar dari pelaksanaan seluruh program dan kegiatan pada tahun 2021,” kata Pjs Bupati Boltim.
Dikatakannya, KUA-PPAS tahun anggaran  2021 merupakan landasan program dan kegiatan yang hendak di capai dan di catat dalam RAPBD tahun 2021, untuk mewujudkan kesinambungan kesinambungan pembangunan pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan.
“Saya menitik beratkan pada tujuh sektor strategis yang menjadi prioritas pembangunan yang telah disepakati pada forum Musrenbang RKPD tahun 2021, dan perlu mendapat perhatian yaitu pembangunan infrastruktur dasar dan penataan iklim investasi, reformasi birokrasi dan pelayanan publik, pengembangan ekonomi lokal yang berdaya saing tinggi serta berkelanjutan, pembangunan kawasan pariwisata dan pelestarian nilai nilai budaya, revitalisasi pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan untuk membangun ketahanan pangan, lingkungan hidup dan pencegahan penanggulangan bencana, penanggulangan kemiskinan yang di dalamnya pendidikan kesehatan dan sosial. Prioritas pembangunan strategis di atas telah di sinergikan dengan strategi pembangunan Nasional yang tertuang dalam RKPD Kabupaten Boltim tahun 2021,” tutupnya. (Advetorial)

Komentar

BERITA LAINNYA