oleh

Dinsos Boltim Akan Salurkan Bantuan Bagi 100 Disabilitas

BOGANINEWS, BOLTIM – Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) pekan ini akan menyalurkan bantuan disabilitas untuk penyandang cacat.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinsos Boltim Rudi S Malah, bahwa minggu ini kita salurkan bantuannya. Kita tinggal tandatangani SK dan langsung dilakukan penyaluran. Ini bantuan Pemda Boltim jadi pergunakan sebaik – baiknya.

“Tujuannya, guna menurunkan angka kemiskin dalam bentuk bantuan sosial. Dan juga salah – satu penunjang sosial bagi para penyandang cacat,” jelas Rudi, Senin (15/7/2019).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Lam Sumendap mengatakan, bahwa bantuan disabilitasi atau untuk orang – orang cacat tahun ini ada 100 orang.

“Anggrannya kurang lebih Rp 150 juta dari APBD, berbentuk bantuan paket seperti, 1 sack beras putih pilihan 50 Kilogram (Kg), gula putih 5 Kg, minyak kelapa 5 liter, dan susu 1 dos masing – masing per orang pemerima mendapat satu paket,” terang Lam.

Baca Juga:  Serahkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Pandemi Covid-19, Nayodo Sampaikan Salam dari ODSK

Lanjutnya, saat ini kita tinggal menunggu SK Kepala Dinas (Kadis) terkait penyaluran bantuan. Sedangkan data penerima, sudah rampung. Jadi, kita tinggal menyalurkan.

“Kami rencanakan penyaluran dalam waktu dekat ini. Kita ambil data satu penerima per satu desa. Kita prioritaskan penyandang cacat yang sudah tidak berkemampuan,” kata Lam.

Hal senada senada dituturkan, Kepala Seksi Desabilitas Dinsos Boltim, Jenser Miksen Pesik bahwa, untuk data tahun 2018 kemarin, orang cacat ada sekira 800 lebih cacat mental dan fisik. Dari dari tersebut kebanyakan cacat fisik.

Baca Juga:  Tatong Bara Lepas Tim Relawan dan Bantuan Logistik Untuk Korban Bencana di Sulteng

“Datanya sekitar 800 lebih yang sudah kita input. Saat ini jumlah penerima bantuan disabilitas yang nantinya akan direalisasi pekan ini berjumlah 100 orang penerima. Bantuannya, kita antar langsung ke rumah penerima, agar diketahui oleh Kepala desa (Sangadi) setempat. Persyaratan penerima, harus ada Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) serta surat keterangan dari pemerintah desa membenarkan bahwa penerima berhak menerima bantuan,” jelasnya. (Agung)

Komentar

BERITA LAINNYA