Bolsel Segera Bangun Terminal Tipe A

BOGANINEWS, BOLSEL – Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), hingga kini terus berpacu untuk membangun infrastruktur di berbagai bidang. Termasuk pembangunan terminal Tipe A, saat ini sedang diupayakan agar bisa di bangun di wilayah Bolsel.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bolsel, Wahyudin Kadullah, terminal tipe A akan segera di bangun. Saat ini katanya, Pemkab memasuki tahapan penyusunan Master Plan atau Rencana Induk dan Detail Engineering Design (DED), yang merupakan suatu urutan proses dari syarat pembangunan perencanaan di Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI).

Bahkan menurutnya, sosialisasi penyusunan Master Plan dan DED, sudah dilakukan sejak pekan lalu. “Ini sesuai arahan Menteri Perhubungan Rl, melalui Keputusan Menteri Nomor 31 Tahun 2006, tentang Pedoman dan Proses Perencanaan di Lingkungan Kementerian Perhubungan,” jelas Wahyudin.

Dikatakannya, proses perencanaan atau Master Plan dan DED, mempunyai banyak manfaat. Di sisi lain, keberadaan terminal merupakan salah satu prasarana utama, dalam pelayanan angkutan umum dan memiliki peran penting pada tingkat kinerja dari pelayanan angkutan umum di wilayah.

“Penyusunan Master Plan dan DED ini, merupakan tahap akhir dari proses perencanaan pembangunan terminal tipe A di Bolsel dan akan menjadi acuan dalam pembangunan kedepannya,” terangnya. Dia juga menyebutkan, jika pihaknya tetap mengacu pada aturan dan tahapan yang di keluarkan oleh Kementerian Perhubungan RI, dalam perencanaan pembangunan terminal tipe A ini.

“Tujuannya agar perencanaan pembangunan terminal tipe A, benar-benar sesuai aturan. Mulai dari FS yang sudah selesai maupun Master Plan & DED (tahap penyelesaian akhir) dengan luas lahan yang disediakan kurang lebih Tiga hektar, bahkan sedang dalam proses sertifikat,” tuturnya. (Holan) 

Grafis manfaat dalam penyediaan Master Plan dan DED pada pembangunan Terminal Tipe A:

1. Arah pembangunan menjadi jelas, ber-sinergi dan terpadu dengan Tata Ruang Wilayah.
2.Tahapan pembangunan menjadi lebih terukur, dengan demikian tahapan  pembangunan/pengembangan disesuaikan dengan kebutuhan.
3. Penggunaan anggaran untuk pembangunan menjadi lebih efisien.
4. Kebutuhan lahan dapat diantisipasi lebih awal.
5. Proyeksi Kebutuhan Anggaran sudah dapat diketahui.
6. Desain/Model terminal sudah ada

Sumber: Dinas Perhubungan Bolsel

Komentar