oleh

Bolmut Krisis BBM

BOGANINEWS, BOLMUT – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium, kini mulai memuncak. Beberapa hari terakhir, BBM di wilayah Bolmong Utara (Bolmut), sudah semakin sulit di dapat. Akibat kelangkaan BBM ini, berpengaruh besar terhadap aktivitas masyarakat.
Menurut Syamsudin Rahman, warga Boroko Kecamatan Kaidipang, kelangkaan BBM ini perlu dipertanyakan. Ada dugaan pihak SPBU bermain dengan para pengecer dan melakukan penimbunan BBM, karena setiap malam kerap terlihat petugas SPBU melakukan pengisian galon. “Sudah beberapa hari tidak ada BBM di SPBU. Kekosongan BBM ini sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dan dampaknya akan sangat buruk,” aku Syamsudin.
Lanjutnya, sebagian besar kehidupan masyarakat bergantung dari BBM. Para nelayan, petani dan pegawai kantoran semuanya membutuhkan BBM untuk beraktivitas. “Perahu nelayan menggunakan mesin dan harus di isi BBM. Begitu juga pegawai kantoran menggunakan kendaraan baik roda dua maupun empat, dan semuanya menggunakan BBM,” terangnya.
Terpisah, penanggungjawab SPBU Boroko, Fauzi Alamri, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak melakukan penimbunan BBM. Hanya saja untuk jatah BBM jenis premium saat ini telah dikurangi. “Mulai tahun depan, Premium akan ditiadakan oleh Pertamina. Soal menurunnya stok BBM yang masuk, itu diakibatkan kapal pemasok dari pertamina terkendala dengan cuaca buruk, sehingga sering mengalami keterlambatan,” jelasnya. (Marlan)
Baca Juga:  Komisi III Agendakan Raker Bersama Tiga SKPD

Komentar

BERITA LAINNYA